Sumber foto : soompi
Kiu Mu - S&P Entertainment selaku agensi yang menaungi Kim So Hye eks I.O.I, baru-baru ini memberikan pernyataannya mengenai skandal bully yang menimpa Kim So Hye pada Februari 2021. Dalam pernyataannya, agensi mengungkapkan bahwa orang yang menuduh So Hye melakukan tindak bully merupakan pelaku bullying asli yang menyebarkan rumor buruk terkait Kim So Hye.
Pernyataan ini dibuat usai melalui proses penyelidikan polisi. Namun pada Rabu (28/7), penuduh mengaku bahwa tuduhan kepadanya telah dibatalkan. Berikut adalah pernyataannya:
1. Alasan Tuduhan Pelaku Dicabut
Melalui pernyataan yang ditulis oleh petuduh pada postingan terbarunya, dia mengungkapkan bahwa tuduhan kepadanya telah dibatalkan. Dalam unggahannya, penuduh menjelaskan setelah dia menulis postingan bully yang dilakukan oleh Kim So Hye pada awal tahun, S&P Entertainment mengajukan tuntutan pidana atas pencemaran nama baik lewat penyebaran konten bohong terhadap penuduh.
2. Bukti Catatan Kekerasan Kim So Hye
Namun tuduhan tersebut segera dicabut, setelah pihak polisi menemukan bukti bahwa Kim So Hye memang pernah melakukan bullying melalui catatan dan rapat komite kekerasan sekolah Kim So Hye, yang membuktikan bahwa So Hye pernah dihukum usai dirinya menjadi pelaku kekerasan di sekolahnya.
Dalam catatan tersebut, disebutkan bahwa pada bulan Mei 2012 lalu, Kim So Hye pernah menangkap siswa dari sekolah yang berbeda, yang diakui sebagai korban serta memaksanya berlutut di taman, dan kemudian memukulnya. Melalui pernyataan ini, pelaku berharap agar pihak Kim So Hye akan berhenti menuntutnya.
3. Telah Diteruskan ke Pihak Kejaksaan
Di hari yang sama pula, S&P Entertainment, selaku agensi Kim So Hye menanggapi tentanf postingan penuduh. Agensi mengungkapkan bahwa kasus ini telah diteruskan ke pihak kejaksaan.
Dalam pernyataannya, S&P Entertainment mengungkapkan bahwa orang yang menyebarkan desas-desus palsu sebagai pelaku kekerasan di sekolah adalah benar. Agensi juga membantah terkait penawaran pembatalan gugatan seperti yang diklarifikasi oleh penuduh dalam pernyataannya.
4. Tersangka Adalah Pelaku Bully
S&P Entertainment menyatakan bahwa pelaku mengunggah rumor tersebut lantaran penasaran tanpa memastikan kebenarannya. Saat polisi mengungkap bahwa unggahan tersebut adalah palsu, pelaku pun meminta keringanan hukum dan mengajukan permintaan maaf secara tertulis.
Penuduh juga mengaku bahwa dia adalah pelaku bully sesungguhnya yang menjadi korban Kim So Hye ketika SMP.
5. Pertengkaran Kim So Hye di Masa Sekolah
Agensi Kim So Hye juga membenarkan tentang tindak kekerasan artisnya pada saat SMP. Namun semua hal tersebut bermula dari kesalahpahaman dan pertengkaran dengan seorang siswa dari sekolah yang berbeda yang menyebabkan diadakannya rapat komite kekerasan sekolah.
Namun, setelah itu So Hye langsung bertemu dengan siswa tersebut serta meminta maaf sekaligus berbicara baik-baik untuk dapat menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi.
Situs Poker Online | Poker88 | Agen Poker Online | Kiu Mu

No comments:
Post a Comment