Sunday, October 3, 2021

Beredar Bocoran Spesifikasi Prosesor Tensor untuk Google Pixel 6

 Beredar Bocoran Spesifikasi Prosesor Tensor untuk Google Pixel 6



Kiu Mu - Prosesor atau tepatnya disebut dengan system on a chip (SoC) ciptaan Google untuk Pixel 6 dan 6 Pro ialah Tensor, yang sebelumnya telah mereka perkenalkan sekarang muncul bocoran spesifikasinya.

Ketika memperkenalkan Tensor, Google sama sekali tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai spesifikasi teknisnya. Mereka hanya menyebutkan kemampuan AI pada chip itu.


"Hal standar yang biasa diketahui orang akan sangat kompetitif dan kemampuan AI-nya akan sangat terdiferensiasi," ucap Rick Osterloh selaku bos hardware Google.


Sebelumnya telah beredar bocoran mengenai GPU, yakni Mali-A78 yang digunakan Samsung pada Exynos 2100. Juga chip modem 5G besutan Samsung yang terhubung di dalam Tensor.


Tetapi kini beredar bocoran spesifikasi teknis dari Tensor, yakni komposisi core pada CPU-nya. Menurut laporan dari XDA yang mengacu pada hasil pengujian Geekbench dan juga informasi dari seseorang yang mengaku memiliki Pixel 6 Pro, komposisi core di Tensor ini bisa dikatakan unik.


Yakni terdapat dua core performa tinggi Cortex-X1 2,802GHz, dua core performa tinggi Cortex-A76 2,253GHz dan empat core hemat daya Cortex-A55 demikian dikutip dari The Verge.


Kombinasi ini bisa dikatakan unik atau mungkin lebih patut untuk disebut sebagai aneh. Keanehannya ialah pemakaian dua core Cortex-X1. Mengapa dikatakan aneh?


Cortex-X1 diluncurkan ARM pada 2020 supaya para produsen chip bisa meningkatkan performanya dengan clock speed yang sangat cepat. Dengan pemakaian dua Cortex-X1, seharusnya Tensor akan bisa menyalip performa chip dari Qualcomm maupun Samsung (Keduanya memakai core tersebut pada Snapdragon 888 dan juga Exynos 2100).


Tetapi Cortex-X1 ini dipadukan dengan Cortex-A76 yang notabene merupakan core kencang namun lawas. Dua generasi di bawah Cortex-A78 yang disematkan pada Snapdragon 888 dan juga Exynos 2100 untuk menemani Cortex-X1.


Rasanya tidak ada alasan yang tepat untuk mengatakan pemakaian Cortex-A76 ini. Mengingat Cortex-A78 jelas lebih cepat dan juga lebih efisien ketimbang A76.


Belum lagi kemungkinan panas berlebih yang dihasilkan oleh dua core X1 tersebut, sebab pada Snapdragon 888 core X1 tersebut sering disebut menjadi kambing hitam untuk panas berlebih yang diciptakan. Padahal hanya ada satu core X1 yang digunakan di Snapdragon 888.


Memang, bisa saja Google menyerukan komposisi core yang digunakan supaya tak tampak di Geekbench. Tetapi kemungkinannya sangat kecil supaya hal tersebut terjadi. Untuk informasi pastinya, kita harus menanti sampai Google benar-benar meluncurkan Pixel 6 dan juga 6 Pro.


Situs Poker Online | Poker88 | Agen Poker Online | Kiu Mu

No comments:

Post a Comment