Monday, August 23, 2021

2 Gereja di Area Pribumi Kembali Dibakar di Kanada

 

Ilustrasi, sumber foto: iStock


Kiu Mu - Dua gedung gereja Katolik yang berada di kawasan komunitas pribumi di British Columbia, Kanada kembali dibakar. Peristiwa kebakaran ini merupakan lanjutan dari dua peristiwa kebakaran gereja sebelumnya yang juga terjadi di sekitar wilayah masyarakat adat.


Kasus kebakaran gereja erat kaitannya dengan ditemukannya makam ratusan anak suku asli di sebuah sekolah yang dikelola gereja Katolik.


Ada dua gereja yang dibakar

https://twitter.com/darrianmf_gbl/status/1408941282383257601


Pada Sabtu (26/06/2021) terjadi lagi insiden pembakaran dua gereja Katolik di kawasan komunitas suku asli yang terletak di British Columbia, Kanada. Dalam peristiwa ini gereja-gereja yang dibakar adalah Gereja Chopaka dan St. Ann yang terletak di daerah reservasi Komunitas India Upper dan Lower Similkameen.


Diketahui bahwa pembakaran Gereja Katolik St. Ann di kawasan reservasi Komunitas India Upper Similkameen terjadi pada malam hari. Sementara itu, Gereja Katolik Chopaka di Komunitas India Lower Similkameen terjadi pada pagi hari pukul 04.00 waktu setempat. Bahkan api sempat merembet ke hutan di sekitarnya, dilansir laman CBC.


Dikatakan ada hubungannya dengan pembakaran Okanagan

https://twitter.com/Shelby_Thom/status/1407037328770613257


Dikutip dari CBC, seorang kepala suku bernama Keith Crow mengatakan jika kebakaran di komunitasnya masih dalam penyelidikan. Crow juga mengatakan bahwa insiden ini bukanlah suatu kebetulan dan menyarankan kemungkinan adanya hubungan dengan pembakaran gereja di Okanagan.


Sebelum kasus ini, terjadi pembakaran Gereja Hati Kudus dan Gereja Santo Gregorius pada Senin (21/06/2021) secara bersamaan. Kedua gereja tersebut berada di kawasan Indian Pentiction Community dan Osoyoos Indian Community yang berjarak 200 km sebelah selatan Kamloops.


Ditemukannya makam suku asli di area gereja

https://twitter.com/WomensmosqueCAN/status/1408240864514695170


Akibat kejadian ini, empat gereja Katolik di Kanada hangus terbakar. Namun kebakaran gereja ini juga terkait dengan penemuan makam suku asli di lingkungan gereja beberapa waktu lalu menggunakan pemetaan radar di dalam tanah.


Makam di Kamloops menemukan tulang belulang 215 anak-anak Penduduk Asli Kanada. Bahkan pekan ini, sebanyak 751 tulang belulang anak-anak pribumi dari halaman sekolah di Marieval.


Pada abad ke-19 ditemukan bahwa sebanyak 150.000 anak adat Inuit dan Metis diambil paksa dari komunitasnya untuk bersekolah di sekolah Katolik. Namun banyak dari mereka yang terkena kekerasan dan tidak diobati, bahkan lebih dari 4.000 anak meninggal karena penyakit yang tidak dipedulikan pihak sekolah.


Penemuan kuburan anak-anak suku asli di Kanada menunjukkan bahwa negara Amerika Utara itu telah terlibat dalam genosida budaya, dikutip dari Global Times.

No comments:

Post a Comment