Sumber foto: Dery Ridwansah/JawaPos.com
KIU MU - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menegaskan, seluruh sekolah di Indonesia diperbolehkan untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. Hanya sekolah di wilayah yang sedang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tidak diizinkan.
“Semua sekolah di Indonesia yang ingin melakukan tatap muka terbatas boleh melakukan tatap muka terbatas asal dia mengikuti prokes dan daftar periksa. Satu-satunyanya yang tidak boleh melakukan PTM terbatas adalah kalau ada PPKM,” kata Nadiem, dilansir dari IDN Times, Rabu (16/6/2021).
Semua sekolah dapat melakukan PTM terbatas
Sebelumnya, Kemendikbudritek mengeluarkan peraturan bahwa sekolah yang wajib melaksanakan PTM terbatas hanya sekolah yang guru dan tenaga kependidikannya telah menjalani vaksinasi COVID-19. Namun, hal ini dijelaskan lebih detail oleh Nadiem.
“Sekolah yang belum tervaksinasi boleh melakukan pembelajaran tatap muka terbatas,” kata Nadiem. Nadiem menjelaskan alasan aturan persyaratan vaksinasi yang dikeluarkan Kemendikbudritek.
“Banyak Pemda yang mau main aman saja dan anak-anaknya jadi korban,” kata Nadiem.
PPKM adalah satu-satunya alasan PTM terbatas dihentikan
Mas Menteri, sapaan akrab Nadiem, menjelaskan PPKM menjadi satu-satunya alasan PTM terbatas dihentikan sementara.
“Pokoknya, arahannya adalah laksanakan PTM sebesar mungkin, kalau PPKM, setop,” kata Nadiem.
Nadiem kembali menegaskan, sekolah yang guru dan tenaga kerjanya telah mendapat vaksinasi wajib memberikan pilihan PTM terbatas kepada siswanya.
"Satu-satunya pengecualian sekali lagi adalah PPKM. Kalau PPKM semua harus PJJ," kata Nadiem.
Sekitar 20 persen sekolah telah membatasi PTM sejak awal tahun 2021
Mendikbud menjelaskan, sejak Januari 2021, sebanyak 20 persen sekolah di Indonesia yang umumnya berada di zona hijau COVID-19 telah menerapkan PTM terbatas.
“Di saat ini data terakhir kita 33,7 persen sekolah kita melakukan tatap muka terbatas,” kata Mendikbud.
Meski sekolah diwajibkan menyediakan opsi PTM terbatas, Nadiem menjelaskan, orang tua berhak memilih apakah akan mengizinkan anaknya melakukan PTM terbatas atau melanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
“Saya sangat yakin bahwa dampak permanen dari PJJ selama ini mulai terasa,” kata Mendikbud menjelaskan alasan terbatasnya PTM yang gencar digaungkan.


No comments:
Post a Comment